Oleh : Syamhudi

 

Jakarta, MediaProfesi.com – PT Asuransi Sinar Mas (ASM) menyerahkan bantuan hibah 1 unit mobil ambulance kepada RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

 

“Penyerahan kendaraan ambulance ini adalah merupakan dari program Corporate Social Responsibility dari ASM,” ujar Dumasi M M amosir, Direktur PT ASM disela acara serahkan terima kendaraan hari ini, Senin (2/4/2018) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

 

Hibah 1 unit mobil ambulance diserahkan langsung oleh Dumasi MM Samosir kepada Kepada RSPAD Gatot Subroto, Mayjen (TNI) Dr.dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI.

 

Dumasi berharap hibah mobil ambulance ini dapat mendukung pelayanan RSPAD Gatot Subroto kepada masyarakat terutama yang membutuhkan penanganan cepat.

 

Ditempat yang sama, Mayjen (TNI) Dr.dr. Terawan menyatakan, salah satu layanan yang menjadi unggulan RSPAD Gatot Subroto adalah tindakan DSA (Digital Substraction Angiogram).

 

Dia menjelaskan DSA merupakan satu diantara tes diagnostik untuk mengetahui adanya sumbatan pembuluh darah di otak dikembangkan menjadi tindakan teknik untuk melancarkan pembuluh darah di otak.

 

Dengan pengembangan tersebut dapat membantu percepatan proses administrative untuk pelayanan tindakan DSA di RSPAD Gatot Subroto. Hal ini merupakan bagian dari layanan Medical Second Opinion (MSO) yang diberikan oleh ASM bagi peserta asuransi kesehatan Simas Sehat, yang saat ini jumlahnya mencapai hampir 300 ribu peserta.

 

Dumasi menyebut tidak semua Polis Asuransi Kesehtan menjamin tindakan DSA. Namun untuk Polis yang menjamin, Asuransi Sinar Mas membantu percepatan proses administratif tindakan ini termasuk untuk peserta yang bersedia membayar secara pribadi.

 

Layanan MSO sudah dilakukan sejak tahun 2015 dan menjadi salah satu keunggulan dari asuransi kesehatn Simas Sehat.

 

Melalui layanan ini, ASM membantu peserta Simas Sehat untuk mendapatkan pendapat lain atas penyakit yang diderita melalui Rumah Sakit dan dokter yang sudah bekerja sama dengan ASM baik di dalam negeri maupun luar negeri.

 

Saat ini terdapat 1.249 Rumah Sakit dan klinik di Indoesia serta 9 Rumah Sakit di luar negeri (Singapura, Malaysia, Thailand, China, Taiwan dan Jerman) yang telah bekerjasama. * (Syam)