Oleh : Syamhudi

Jakarta, MediaProfesi.com – Jakarta Futures Exchange (JFX) atau Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) telah membukukan peningkatan volume transaksi 40,1% sepanjang tahun 2011.

“Hal ini menunjukkan suatu hal yang positif dari sisi peningkatan volume transaksi yang signifikan sebesar 40,1%, karena pada awal tahun 2010 kita hanya mentargetkan peningkatan volume transaksi hanya 10%,” kata Made Soekarwo, Direktur Utama JFX pada Konferensi Pers tentang “Kinerja Perdagangan 2011 dan Rencana Kerja 2012 Jakarta Futures Exchange”, di Kantor JFX, Jakarta (10/1/2012).

Menurut Made, peningkatan volume transaksi itu adalah secara total, namun dari sisi absolutenya belum sebagaimana kita harapkan. Tapi growth nya menunjukkan suatu pertumbuhan yang signifikan, oleh karena itu perlu kita lakukan sosialisasi terus menerus, tidak saja kepada pelaku usaha, nasabah.

Direktur JFX, Roy Sembel menambahkan dari total transaksi tersebut, volume perdagangan multirateral mengalami kenaikan pesat sebesar 4,92 kali dari hanya 15.949 lot di 2010 menjadi 78.506 lot pada 2011.

Sedangkan pada Desember 2011, jelas Roy bahwa volume transaksi transaksi perdagangan komoditi primer ini menembus angka psikologis 10.000 lot yaitu mencapai 10.920 lot, naik 49,4 kali dibanding volume transaksi Juli 2010, saat mulai bekerjanya tim direksi baru.

Peningkatan transaksi multilateral pada 2011 dipicu oleh mengkilapnya perdagangan kontrak berjangka emas (KB Emas) yang mencatat kenaikan sebesar 437,5% menjadi 29.126 lot dibandingkan 2010 hanya sebesar 5.418 lot.

Kontrak Gulir Emas dalam US (KG Emas US) juga mencatat kenaikan yang signifikan dari 4.033 lot pada 2010 menjadi 13.660 lota di 2011 atau meningkat 238,7%.

“Kenaikan harga emas yang trennya dimulai dari triwulan I sampai dengan triwulan III 2011 tampaknya memicu transaksi kontrak emas yang ada di bursa JFX,” jelas Made.

Sementara memberi sumbangan yang cukup signifikan terhadap total volume transaksi emas multilateral sebesar 42.786 lot atau 54,5% dari total transaksi multilateral.

Transaksi multilateral lainnya yang meningkat pesat adalah kontrak Berjangka Olein (minyak curah) yang melonjak dari 1.754 lot di 2010 menjadi 13.099 lot pada akhir tahun lalu atau melonjak tajam 646,8%.

Sementara itu, Kontrak Kakao (CC5) yang baru diluncurkan pada 15 Desember 2011 memperoleh respon yang sangat positif dari pelaku pasar. Sehingga menjadi 1.762 lot, atau sebesar 8.810 ton kakao telah diperdagangkan hanya dalam waktu 2 minggu sejak diluncurkan.

“Diperkirakan Kontrak Kakao ini akan terus melonjak seiring dengan harga kakao dunia yang sangat bergejolak akhir-akhir ini,” tegas Roy.

Disamping memperdagangkan kontrak multirateral komoditi primer, JFX juga memfasilitasi transaksi bilateral. Pada 2011 transaksi bilateral atau yang dikenal dengan SPA (Sistem Perdagangan Alternatif) secara keseluruhan meningkat 39,2% menjadi 7.508.084 lot dari 5.393.768 lot pada 2010.

Transaksi SPA 2011 di dominasi oleh transaksi perdagangan Emas Loco London yang naik 759,87% menjadi 3.351.874 lot dari 389.810 lot pada 2010. * (Syam)